Sabtu, 19 November 2011

SHADOW KISS , VAMPIRE ACADEMY #3

SHADOW KISS , VAMPIRE ACADEMY #3


JUDUL : SHADOW KISS
PENULIS : RICHELLE MEAD
PENERJEMAH : HARISA PERMATASARI
PENERBIT : PENERBIT MATAHATI

SINOPSIS

Rose tahu dia tak bisa mencintai sesama pengawal. Sahabatnya, Lissa—putri Dragomir terakhir yang akan dikawalnya kelak—harus selalu diutamakan. Sayangnya, Rose tak bisa berkutik dalam perasaannya terhadap Dimitri Belikov, pengawal yang disiapkan menjadi partner Rose untuk menjaga Lissa.

Tetapi sejak membunuh Strigoi untuk pertama kalinya, Rose kerap uring-uringan. Sesuatu yang gelap tumbuh dalam pikirannya, dan berulang kali dia didatangi hantu, yang memperingatkannya akan bahaya yang mendatangi Akademi.

Karena hubungannya dengan Dimitri, kini persahabatan Rose dan Lissa dipertaruhkan. Dalam pertarungan besar menghadapi kaum Strigoi, Rose harus memilih antara nyawa, cinta, dan dua orang paling penting dalam hidupnya. Tapi, apakah pilihannya berarti harus mengorbankan nyawa yang lain?

CELOTEHKU

Astaga, gue lupa bikin resensi buku ke tiga Vampire Academy ini...
Maaf, khilaf saya..
Hehe* *lempar golok* *sembunyi dibawah kolong tempat tidur*
Oke-oke, gue akan sedikit curhat soal Shadow Kiss ini.

Buku ini yang paling sering gue baca. Karena berhasil mengaduk-aduk semua emosi gue. Mulai dari bahagia, senang, sedih dan penasaran.
Serius. Disini Mead berhasil membuat gue hampir menangis. *Hampir ya bu.. Jadi belum menangis..*

Dibuku ini menceritakan pergolakan emosi Rose, dia harus memilih antara Cinta dan Persahabatan. Yang dimana saat Dimitri sang kekasih berubah menjadi........  *bukan karena lupa tetapi tidak mau memberitahu kasihan nanti penerbitnya kalau diberitahu*

Disaat itulah Rose harus memutuskan antara terus menjaga Lissa atau mengejar dan Membunuh Dimitri. Padahal Rose dan Dimtri baru saja mengikat Janji untuk selalu bersama-sama dan mempertahankan Cinta mereka.

Rose yang saat itu sedang menghadapi keadaan emosional yang tidak stabil dan selalu melihat Hantu Mason *liat buku ke 2 yaitu Frostbite* selalu merasa gelisah, tertekan dan sangat mudah tersinggung. Padahal saat ini Rose sedang menghadapi ujian sebagai pengawal.

Dilain cerita, Lissa sedang menghadapi tantang yaitu menghadiri persidangan Victor Dashkov *liat buku Vampir Academy* . Disaat persidangan Victor sedikit membuat kekacauan dan hampir memberitahu tentang hubungan Dimitri dan Rose. Untung saja ucapan Victor tidak dihiraukan.

Ehm, segitu saja deh hasil curhatku.
Next time, mungkin akan banyak curcol.. Hihihi*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar