Jumat, 13 Agustus 2010

puisi

kita hidup didunia ini,
Bagaikan menggapai bintang,
Kita menerobos kegelapan,
Untuk mencari bara api kemarahan,
yang paling suci..
dari bibir kita mengalir
lagu kita,
lagu dewa kematian,
yang mengarah kepada kita
tubuh kita serasa mati
saat kita terjun ke neraka
firasatku menunjukan
mukzijat akan muncul
tapi,
dimanakah mukzijat itu ?
hanya ada di lagu kita...
lagu yang menuju kita
lagu yang menuju sungai neraka...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar